DeaL Makers

Banyak orang bilang kalo Bill Gates adalah seorang Nerd yang sukses besar berkat ke-"Nerd’-an nya itulah dia dapat membuat suatu program komputer yang sampai saat ini dipakai di seluruh dunia, tentu saja hal ini membuat perusahaan Microsoft Corp. mendapatkan royalti yang sangat besar..
namun, ternyata kesuksesan Bill Gates tak hanya dari kemampuan menciptakan program tersebut saja, namun yang membuat programnya dapat dikenal banyak orang adalah kemampuan Bill Gates untuk meyakinkan vendor komputer terbesar saat itu, yaitu IBM,,

Bill Gates berhasil meyakinkan pihak IBM untuk menggunakan sistem operasi pertamanya pada saat itu, yaitu DOS, dan usaha untuk meyakinkannya itu dia tempuh dengan jalan yang panjang, namun dia tetap konsisten dan tidak putus asa dalam meyakinkan IBM,, sampai akhirnya berhasillah DOS digunakan pada komputer IBM,,

kira-kira itulah sekilas tentang kesuksesan Bill Gates,, Sebenarnya, benarkah untuk sukses, kita hanya mengandalkan otak yang cerdas saja? pandai berteori? kerja keras? tentu saja semua itu benar, namun biasanya ada satu hal yang sering kita lupakan, yaitu kemampuan untuk mempresentasikan apa yang kita usahakan kepada masyarakat luas.

Jika Bill Gates tidak dapat meyakinkan pihak IBM, belum tentu saat ini kita dapat mengenal Microsoft, belum tentu komputer kita saat ini menggunakan Windows (maaf ya pengguna Mac),, namun Bill Gates berhasil meyakinkan IBM bahwa programnya akan sukses, (kasar2nya, "Percaya deh Lu ma gw! Gw jaminannya! Pokoknya hasil usaha gw ini akan buat kita sama2 untung!")

Jika kita berhasil menemukan sesuatu yang mungkin sangat berguna bagi banyak orang, namun percuma saja jika kita tidak mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk menggunakannya..

Sama saja jika kita mempunyai barang yang sangat menarik dan jika didagangkan akan mendatangkan keuntungan yang sangat besar, namun karena kita tidak pandai mempublikasikannya tidak banyak masyarakat yang tertarik pada barang tersebut.. Percuma kan?

Contoh lain, ada seorang karyawan kantoran yang punya teman pengusaha katering. Dia membuat suatu perjanjian bagi hasil jika sang karyawan, sebut saja si A, berhasil menjual katering temannya pada teman2 di kantornya.. Si A ini dengan kegigihannya dalam menawar-nawarkan katering, dapat meyakinkan teman-teman sekantornya untuk menyerahkan urusan makan siang mereka padanya.. tentu saja hal ini membawa keuntungan bagi Si A, teman pengusaha kateringnya dan teman-teman sekantornya..

Nah menarik bukan kesuksesan yang diraih Si A sebagai salah seorang DealMaker?

Jadi seorang yang mampu membuat orang lain untuk percaya sama kita, yang mampu membuat orang lain menaruh harapan di pundak kita dan memercayakan suatu urusan kepada kita karena kita dianggap mampu (walaupun dalam menyelesaikan urusan itu kita tidak mengerjakannya sendirian), orang itulah yang disebut "Deal Maker"..

Kisah Si A di atas adalah sekedar contoh kecil, bisa kita bayangkan jika seorang deal maker itu menangani suatu urusan yang lebih besar lagi, tentunya ini akan membuatnya menjadi orang yang "terhormat" dan "dipercaya"….

Ya makanya nurut gw, napa kita gak mulai aja buat diri kita jadi seorang deal maker.. ga musti langsung hal yg besar kok, dari yang kecil2 aja dulu,, yang nurut kita kita sanggup melakukannya… Oce??? -)

(terinspirasi dari Obrolan sore di Hardrock FM Jakarta waktu gw pulang dari Mall Ambassador,, gw seneng bgt ama obrolan sore waktu itu,, so pengen aja gw tulis di sini…)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>